Revisi Upah Minimum Kota/Kabupaten Tahun 2015 yang merupakan kompensasi kenaikan harga BBM dan imbas kenaikannya akhirnya ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat setelah melalui berbagai tahapan atas dasar rekomendasi dari unsur – unsur yang tergabung di dalam Dewan Pengupahan Propinsi.
Yang dijadikan dasar koreksi UMK 2015 ini adalah Hasil Focus Group Discussion (FGD) Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat yang dihadiri Tim Pengendali Inflasi Daerah, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Barat, dan Anggota Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat, pada tanggal 10 Desember 2014. Berita Acara Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat, tanggal 16 dan 17 Desember 2014 mengenai Dampak Kenaikan Bahan Bakar Minyak terhadap Kenaikan UMK 2015 di Jawa Barat
Revisi UMK tersebut ditetapkan dalam Surat Keputusan Gubernur No. 561/Kep.1746-Bangsos/2014 tanggal 24 Desember 2014 Tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.1581-Bangsos/2014 Tentang Upah Minimum Kabupaten / Kota di Jawa Barat Tahun 2015, yang diberlakukan per 1 Januari 2015.
Besaran persentase kenaikan UMK Tahun 2015 ini berkisar antara 1% sampai dengan 4,64%. Korekai kenaikan terendah sebesar 1%  mayoritas adalah Kota/Kabupaten dengan nilai UMK yang cukup besar antara lain Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, dan Kota Depok. Sementara kenaikan tertinggi sebesar 4,64% adalah Kota Sukabumi. Sementara umumnya rata-rata revisi kenaikan UMK 2015 di Jabar adalah sebesar 2,02%.
Nilai tersebut masih di bawah besaran koreksi kenaikan yang diusulkan oleh perwakilan Serikat Pekerja yang duduk di Dewan Pengupahan Propinsi yaitu sebesar 7,45%. Sementara dari Pemerintah mengusulkan revisi sebesar 2,58%.
UMK Kota Tasikmalaya Tahun 2015 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur tersebut bertambah menjadi sebesar Rp. 1.472.000,- dari 1.450.000,-. Ada kenaikan sebesar Rp. 22.000,- atau sebesar 1,5% dari besaran UMK Tahun 2015 yang direkomendasikan oleh Dewan Pengupahan Kota Tasikmalaya.
Besaran nilai UMK Kota Tasikmalaya Tahun 2015 setelah ditetapkannya revisi UMK ini adalah menjadi 104,2% dari nilai KHL sebesar 1.412.000,- atau 18,99 % dari UMK Tahun 2104 sebesar Rp. 1.237.000,- dengan nominal kenaikan Rp. 235.000,-.
Inilah urutan kota berdasarkan besaran UMK setelah direvisi :
  1. Kabupaten Karawang Rp 2.987.000
  2. Kota Bekasi Rp 2.984.000 
  3. Kabupaten Bekasi Rp 2.925.000 
  4. Kota Depok Rp 2.732.000
  5. Kota Bogor Rp 2.711.000  
  6. Kabupaten Bogor Rp 2.655.000 
  7. Kabupaten Purwakarta Rp 2.626.000  
  8. Kota Bandung Rp 2.356.000 
  9. Kabupaten Bandung Barat Rp 2.046.000 
  10. Kota Cimahi Rp 2.041.000 
  11. Kabupaten Sumedang Rp 2.041.000 
  12. Kabupaten Bandung Rp 2.041.000 
  13. Kab Sukabumi Rp 1.969.000 
  14. Kabupaten Subang Rp 1.928.000 
  15. Kab Cianjur Rp 1.648.000 
  16. Kota Sukabumi Rp 1.645.000 
  17. Kab Indramayu Rp 1.494.000 
  18. Kota Tasikmalaya Rp 1.472.000 
  19. Kab Tasikmalaya Rp 1.464.000 
  20. Kota Cirebon Rp 1.443.000 
  21. Kab Cirebon Rp 1.428.000 
  22. Kab Garut Rp 1.275.000 
  23. Kab Majalengka Rp 1.264.000 
  24. Kab Kuningan Rp 1.224.000 
  25. Kota Banjar Rp 1.191.000 
  26. Kab Pangandaran Rp 1.188.000 
  27. Kab Ciamis Rp 1.177.000 

Tinggalkan Balasan