Semoga Bapak Presiden & Wakil Rakyat di DPR selalu ada dalam lindungan Allah SWT serta dijauhkan dari Paparan Covid-19 yang terus menghantui Rakyat Indonesia.

Bapak – Bapak yang saya hormati, sebagaimana kita ketahui bersama, negara sedang dihantam dengan wabah yang terus menyerang sehingga banyak rakyat yang telah menjadi korban, semoga diberi kekuatan untuk sembuh.

Banyak hal yang ingin saya sampaikan sehubungan dengan posisi kami, para pekerja yang masih tetap berjuang di Garda Terdepan Melawan Covid-19.

Yang Pertama & Utama Kawan-Kawan Kami Para Pekerja Medis yang langsung berhadapan dengan Covid-19. Sekedar informasi saja untuk Bapak-Bapak yang saya hormati bahwa di antara Para Pekerja Medis yang sekarang sedang berjuang di Garda Terdepan banyak sekali yang upahnya sangat TIDAK LAYAK, bahkan saya pernah mendapatkan curhatan dari pekerja di salahsatu Rumah Sakit TIDAK DIBAYAR dengan alasan MAGANG.
Berdasarkan fakta tersebut, dengan segala kerendahan hati & tanpa mengurangi rasa hormat, sudilah kiranya Bapak-Bapak yang saya hormati membuat regulasi perlindungan bagi Para Pekerja Medis dalam permasalahan UPAH agar layak (Minimal Sesuai UMK/Sektoral), Berikan juga mereka Jaminan Sosial & Kepastian Hukum.

Yang Kedua, pasti Bapak-Bapak juga tahu berapa ribu Pekerja yang di-PHK dan Dirumahkan tanpa mendapatkan Upah karena Pemerintah hanya mengatur Regulasi untuk hal tersebut berupa Surat Edaran Menaker yang lemah dalam hukum. Apalagi hanya mengatur sistem pengupahan bagi yang dirumahkan melalui Perundingan Bipartiet. Pasti Bapak-Bapak juga tahu berapa persen perusahaan yang ada Serikat Pekerja nya?. Bagaimana dengan Pekerja yang dirumahkan yang perusahaannya tidak ada Serikat Pekerja?
Semoga Pemerintah bisa melindungi para pekerja dengan membuat Regulasi yang lebih baik untuk mengatur Pemberian Upah 100% bagi para pekerja yang Dirumahkan.

Yang Ketiga, Di tengah ancaman paparan Covid-19, masih banyak Pekerja yang tidak bisa melaksanakan Anjuran Pemerintah untuk DI RUMAH SAJA walaupun suatu daerah sudah berstatus PSBB karena harus terus menjadi Garda Terdepan dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Akan tetapi JANGAN JADIKAN PARA PEKERJA YANG TERMASUK DALAM PENGECUALIAN SEBAGAI TUMBAL. Kepada Bapak-Bapak yang saya hormati mohon untuk mengatur regulasi dalam upaya mengatur :

  • Perizinan bagi Perusahaan yang termasuk Pengecualian sesuai Permenkes No. 9 Tahun 2020
  • Pengawasan K3 & Protokol Pencegahan Covid-19 sesuai anjuran WHO di Perusahaan
  • Pengoptimalan BEKERJA DI RUMAH

Yang Terakhir, Di samping Covid-19 yang terus menghantui kami, Omnibus Law adalah bayang-bayang yang menjadi teror selanjutnya bagi kami Para Pekerja yang terus menjadi pembahasan yang lebih penting dibanding regulasi-regulasi yang dibutuhkan untuk melindungi masyarakat Pekerja Indonesia.
Kami mohon #STOP PEMBAHASAN OMNIBUS LAW, FOKUS LAWAN CORONA

Bapak- Bapak yang saya hornati, berdasarkan semua regulasi yang ada pilhan bagi kami hanyalah TETAP MAJU DENGAN RESIKO TERPAPAR COVID-19 atau MUNDUR/DIRUMAHKAN TANPA DIBERI UPAH

Jika tetap tidak ada pilihan yang lebih baik, Izinkan kami melakukan GERAKAN SOSIAL DI RUMAH SAJA seluruh aktifitas Pekerja secara Nasional sesuai Anjuran Pemerintah, karena KAMI JUGA MANUSIA, KAMI BUKAN TUMBAL. KAMI JUGA BERHAK HIDUP, KAMI JUGA BERHAK UNTUK MENDAPATKAN PERLINDUNGAN & JAMINAN JIKA KAMI HARUS TERUS BERADA DI GARDA TERDEPAN MELAWAN COVID-19.

Salam Hormat
Eros Rosid
Pekerja Kota Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan